Apple Hadirkan “Apple Intelligence”: Revolusi AI untuk Siri dan Produk Apple!

Array

Apple Hadirkan “Apple Intelligence”: Revolusi AI untuk Siri dan Produk Apple!

Jakarta, Pintu News – Apple sedang bersiap untuk mengungkap jawabannya terhadap gelombang kecerdasan buatan (AI) yang melanda sektor teknologi: Apple Intelligence. Dalam acara Worldwide Developers Conference (WWDC) yang diadakan pada 10-14 Juni, Apple akan mengumumkan rangkaian produk dan layanan bertenaga AI baru. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Integrasi AI yang Lebih Canggih

Menurut laporan dari Bloomberg, Apple berencana mengadopsi pendekatan hibrida onboard/cloud untuk mengintegrasikan layanan AI ke dalam produk-produknya. iPhone dan iPad akan menggunakan hardware khusus (chip onboard) untuk menjalankan layanan AI, sementara untuk model yang lebih kuat, perangkat akan mengandalkan layanan cloud.

Pendekatan ini memungkinkan Apple menjaga privasi konsumen untuk aplikasi seperti teks prediktif, saran pengetikan, dan pertanyaan sederhana. Namun, untuk fitur generatif yang lebih canggih, Apple bekerja sama dengan OpenAI untuk menghadirkan ChatGPT, meskipun OpenAI berpartner dengan Microsoft untuk layanan cloud.

Baca Juga: Google dan Magic Leap Berkolaborasi untuk Membangun Masa Depan Augmented Reality

Siri yang Lebih Cerdas

Siri, asisten virtual Apple, akan ditingkatkan dengan kemampuan baru. Sementara Siri dulu identik dengan asisten virtual, kini Siri mulai ketinggalan dibandingkan dengan pesaing seperti Samsung yang telah mengadopsi teknologi generatif modern. Versi baru Siri dikabarkan mampu mengikuti instruksi detail untuk melakukan tugas yang dipersonalisasi seperti menghapus email tertentu atau mengedit foto.

Meski keterlambatan Apple dalam memanfaatkan AI generatif mungkin menimbulkan skeptisisme, satu hal yang pasti: respons umum terhadap “Apple Intelligence” sejauh ini cukup negatif. Para ahli, konsumen, dan analis telah lama menunggu langkah awal Apple di dunia AI generatif setelah peluncuran ChatGPT yang bersejarah oleh OpenAI.

Baca Juga: OpenAI Luncurkan ChatGPT Edu untuk Universitas dan Program Khusus untuk Non-Profit

Respon Konsumen dan Analis

Banyak artikel telah menulis bahwa Apple tertinggal dalam “perlombaan AI” sementara pesaing seperti Microsoft dan Google tampaknya berebut untuk mengamankan posisi teratas mereka di sektor AI.

Sebaliknya, Apple relatif diam di depan AI hingga saat ini. Diharapkan, peluncuran emoji Apple yang dihasilkan oleh AI, Siri yang ditingkatkan, dan infusi “Apple Intelligence” ke dalam produk Apple cukup untuk menjaga Apple di puncak papan nilai pasar selama sisa tahun 2024.

Namun, belum jelas bagaimana penerimaan konsumen terhadap kehadiran AI Apple yang terlambat ini. Peningkatan pada Siri dan produk lainnya bisa menjadi langkah besar bagi Apple dalam mempertahankan daya saing di pasar yang semakin kompetitif.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, langkah Apple dalam memperkenalkan “Apple Intelligence” menunjukkan komitmen mereka untuk terus berinovasi di bidang AI. Meski respon awal mungkin beragam, peningkatan kemampuan AI pada produk Apple bisa menjadi penentu penting di masa depan. Pastikan kamu terus mengikuti perkembangan terbaru dan melakukan riset sebelum membuat keputusan terkait teknologi dan investasi.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Array