Dokumen Hinman Terungkap: Mengubah Wajah Regulasi Crypto?

Dokumen Hinman Terungkap: Mengubah Wajah Regulasi Crypto?

Pada 13 Juni, 2023 dokumen Hinman yang ditunggu-tunggu akhirnya dibuka dan dirilis ke publik.

Dokumen yang diperlihatkan tersebut memberikan wawasan berharga tentang pidato penting yang disampaikan pada tahun 2018 oleh Bill Hinman, mantan direktur divisi keuangan korporasi Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC).

Dalam pidato ini, Hinman berbagi perspektifnya bahwa Ether (ETH), salah satu crypto terbesar, tidak harus dikategorikan sebagai sekuritas.

Mari kita telusuri lebih jauh makna dan dampak dari pengungkapan dokumen ini.

Membuka Tabir Dokumen Hinman

Dokumen Hinman terdiri dari komunikasi internal di dalam SEC, memberikan pandangan menyeluruh tentang diskusi dan pertimbangan agensi tersebut menjelang dan setelah pidato Hinman.

Cointelegraph berhasil melakukan wawancara dengan John Deaton, seorang pengacara crypto dan pendiri CryptoLaw, untuk membantu menjelaskan pentingnya dokumen ini.

Baca Juga: Inggris Tawarkan Peran ‘Crypto Tsar’, Langkah Strategis Pemimpin Baru Regulasi Crypto Dunia!

Deaton menekankan bahwa dokumen ini memberikan dukungan bagi Ripple, Coinbase dan entitas lain yang dihadapkan pada apa yang dia anggap sebagai penargetan yang tidak adil oleh regulator.

Dia menyarankan bahwa dokumen ini mungkin tidak hanya mempengaruhi opini publik, tetapi juga berpotensi membentuk diskusi legislatif di Kongres, karena mereka menimbulkan kekhawatiran tentang perilaku regulator dan interpretasi hukum yang ada.

Dampak Dokumen Hinman pada Industri Crypto

ripple xrp koin
Financial Times

Mengenai dampak spesifik pada pertempuran hukum yang sedang berlangsung antara Ripple dan SEC, Deaton mencatat bahwa “dokumen itu sendiri tidak mempengaruhi analisis hakim yang mendasari apakah XRP ditawarkan/dijual oleh Ripple sebagai kontrak investasi, atau status XRP di pasar sekunder di Amerika Serikat.”

Namun, mereka memperkuat argumen Ripple bahwa pidato yang disampaikan oleh Hinman menyebabkan kebingungan di pasar dan menghambat kemampuan peserta pasar untuk memahami apa yang dilarang oleh peraturan yang ada.

Baca Juga: Sempat Tolak Cryptocurrency, Kini Maroko Selesaikan Regulasi Crypto

Akhirnya, Deaton menyerukan penyelidikan oleh inspektur jenderal tentang mengapa Hinman bersikeras memberikan pidato meskipun ada peringatan dari Kantor Penasihat Umum SEC dan direktur pasar perdagangan.

Dia menunjukkan bahwa Hinman menyebut pidato tersebut sebagai “Pidato Ether,” yang lebih lanjut menimbulkan pertanyaan tentang potensi bias dan motivasi.

Rilis dokumen ini telah memicu diskusi tentang peran regulator, kejelasan hukum yang ada dan kebutuhan pengawasan di industri crypto yang berkembang pesat.

Seiring berlanjutnya pertempuran hukum antara Ripple dan SEC, isi dari dokumen ini mungkin memiliki implikasi yang lebih luas bagi lanskap regulasi dan peserta pasar.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: