Pasar Crypto Menanti Lebih Dari 2 Tahun, Kapan Alt Season Berikutnya?

Pasar Crypto Menanti Lebih Dari 2 Tahun, Kapan Alt Season Berikutnya?

Berdasarkan data terkini, ekosistem crypto sedang menjalani periode tanpa “altcoin season” terlama dalam sejarahnya. Lebih dari dua tahun berlalu tanpa adanya alt season, fase di mana crypto selain Bitcoin, atau yang biasa disebut altcoin, mengalami lonjakan harga yang signifikan dibandingkan dengan Bitcoin.

Kondisi ini telah menimbulkan berbagai spekulasi dan diskusi panas di media sosial serta forum terkait crypto. Pertanyaan utamanya, kapan alt season akan kembali datang? Menyusul rentang waktu yang panjang ini, apakah fenomena ini akan terjadi lagi ataukah ada faktor-faktor tertentu yang mungkin menghambat kedatangannya? Simak berita lengkapnya berikut ini!

Definisi ‘Altcoin Season’ dan Indeksnya

altcoin index
Altcoin Index. Sumber: Bitcoin News

Pada dasarnya, altcoin season adalah periode di pasar crypto ketika harga-harga altcoin, atau crypto selain Bitcoin, melonjak dibandingkan dengan Bitcoin (BTC) selama beberapa minggu atau bulan. Indeks Musim Altcoin, yang tersedia di blockchaincenter.net, mencatat bahwa jika 75% dari 50 koin teratas berkinerja lebih baik dari Bitcoin selama satu musim (90 hari), itu dianggap sebagai alt season.

Saat ini, indeks tersebut menunjukkan bahwa kita berada dalam “Bitcoin Season”, suatu kondisi yang telah berlangsung sejak Mei 2021. Meskipun ada beberapa pengamat pasar yang percaya bahwa musim altcoin mungkin terjadi dari akhir 2020 hingga November 2021, namun fakta yang ada menunjukkan bahwa sudah sekitar dua tahun sejak musim altcoin terakhir.

Baca Juga: Para Ahli Prediksi ‘Alt Season’ Bakal Terjadi Setelah Bitcoin Halving 2024, Saatnya Akumulasi?

Bagaimana Performa Altcoin Dibandingkan Bitcoin?

performa aset crypto selama 90 hari
Top 50 Performa Aset Crypto Selama 90 Hari. Sumber: Bitcoin News

Musim altcoin terpenting hingga saat ini dimulai pada paruh kedua tahun 2017 dan berakhir pada kuartal pertama tahun 2018. Sampai saat ini, menurut indeks, 75% dari 50 token crypto teratas berkinerja lebih buruk dibandingkan dengan Bitcoin.

Saat berita ini diterbitkan, nilai ekonomi crypto ditaksir sebesar $1,19 triliun, dengan Bitcoin (BTC) berkontribusi 49,9% dari nilai tersebut dan Ethereum (ETH) sebesar 19%. Data dari cryptobubbles.net menunjukkan bahwa banyak altcoin telah melihat peningkatan signifikan dalam 24 jam terakhir, dan metrik 30 hari menunjukkan beberapa pemimpin.

Baca Juga: Munculnya Sinyal Mengejutkan: Altcoin Season Siap Memulai Gebrakan!

Apa Hambatan Menuju Musim Altcoin Berikutnya?

Meskipun sejumlah besar token telah berkinerja lebih baik dibandingkan Bitcoin (BTC) dalam sebulan terakhir, ini belum memicu tanda-tanda musim altcoin mendatang, di mana crypto alternatif akan berkinerja lebih baik dari pemimpin pasar. Salah satu hambatan potensial untuk musim altcoin adalah tindakan keras terhadap industri kripto oleh Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) AS dan regulator AS lainnya.

Sampai saat ini, SEC telah mengklasifikasikan lebih dari dua lusin kripto alternatif sebagai sekuritas yang tidak terdaftar. Regulator AS menganggap token ini sebagai kontrak investasi yang menjanjikan penghargaan di masa depan dan terpusat oleh aktivitas penerbitan dan pengembangan. Namun, BTC tidak diklasifikasikan dengan cara ini.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca

Referensi: