Akun Twitter Pendiri Uniswap Dibobol! Apa yang Terjadi?

Akun Twitter Pendiri Uniswap Dibobol! Apa yang Terjadi?

Akun Twitter pendiri Uniswap, Hayden Adams, menjadi korban peretas yang mencoba menipu lebih dari 254.000 pengikutnya pada 20 Juli 2023.

Akun yang terkompromi mengirim tweet palsu yang mengklaim kontrak Permit2 platform telah terkompromi dan token pengguna berisiko, mendorong mereka untuk mengklik tautan yang mencurigakan. Namun, tweet itu segera dihapus, tetapi beberapa tweet serupa juga telah diposting.

Peretasan Akun Pendiri Uniswap

Pengguna Twitter crypto berkumpul bersama untuk memperingatkan orang lain tentang penipuan yang beredar dari akun Adams.

Channel “Web3 Security Alerts” di Telegram segera memberi tahu pengikutnya tentang peretasan itu.

Dilaporkan kemudian bahwa Adams telah diblokir dari akunnya dengan MetaMask dan Coinbase Wallet, yang semakin memperumit situasi.

Baca Juga: Kode Uniswap V4 Diluncurkan, Siap Guncang Dunia DeFi dengan Kolam Likuiditas Baru?

Insiden ini menyoroti tantangan berkelanjutan dari aktor jahat yang memanfaatkan platform media sosial untuk menipu pengguna dan mencuri cryptocurrency atau aset fiat mereka.

Meskipun platform seperti Twitter berusaha mengatasi masalah ini dengan sementara waktu membatasi jumlah posting harian yang dapat dibaca pengguna untuk melawan bot dan aktor jahat, masalah ini tetap ada.

Himbauan untuk Tak Mengklik Tautan Mencurigakan

Himbauan untuk Tak Mengklik Tautan Mencurigakan

Twitter

Selain itu, Meta, sebuah perusahaan media sosial, meluncurkan Threads sebagai saingan Twitter, tetapi penipu telah meresahkan platform tersebut, mempromosikan proyek token nonfungible palsu dan meniru tokoh crypto Twitter lainnya.

Baca Juga: Analisa dan Prediksi Harga Uniswap (UNI) 2023, 2025, 2030: Bisa Naik Hingga $151,54? Ini Alasannya!

Uniswap Labs, akun Twitter resmi Uniswap, menjelaskan situasi dengan mengkonfirmasi peretasan dan memperingatkan pengguna untuk tidak mengklik tautan apa pun.

Mereka menjamin pengguna bahwa tidak ada giveaway, airdrop, atau bounty, dan bahwa Protokol Uniswap tidak terkompromi.

Kesimpulan

Dalam dunia cryptocurrency dan blockchain yang berkembang pesat, keamanan tetap menjadi perhatian utama.

Individu harus berhati-hati dan skeptis, terutama saat menerima pesan yang tidak diminta atau menghadapi permintaan yang tidak biasa.

Hindari mengklik tautan yang mencurigakan atau memberikan informasi pribadi kecuali sumbernya sepenuhnya dipercaya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: