AI Menyelamatkan Bitcoin dari Kritik Konsumsi Energi? Ini Penjelasannya!

AI Menyelamatkan Bitcoin dari Kritik Konsumsi Energi? Ini Penjelasannya!

Dalam dunia investasi global dan pers finansial, kecerlangan cryptocurrency telah sedikit tercuri oleh kehadiran kecerdasan buatan (AI). Namun, munculnya AI tampaknya memberikan dampak positif bagi citra publik Bitcoin, terutama terkait isu konsumsi energi dan dampak lingkungan. Simak berita lengkapnya berikut ini!

AI Menyerap Kritik Konsumsi Energi Bitcoin

kritik konsumsi energi
Sumber: Nic Carter

Sejak kehadiran ChatGPT dari OpenAI pada akhir tahun lalu, AI tampaknya menyerap kritik yang sering ditujukan pada Bitcoin terkait konsumsi listrik dan kerusakan lingkungan. Menurut Adam Sharp, Direktur Riset di HIVE Digital Technologies, perusahaan yang bergerak di kedua industri ini, kekhawatiran tersebut akan terbukti sama berlebihannya dengan Bitcoin.

Sharp mencontohkan prediksi Newsweek pada 2017 bahwa Bitcoin akan mengkonsumsi 100% energi dunia pada 2020, yang ternyata tidak terbukti. “Teknologi ini sangat baru, dan efisiensi akan meningkat secara dramatis dalam beberapa tahun mendatang,” kata Sharp.

Baca Juga: 3 Negara Penambang Bitcoin Terbesar di Dunia pada Tahun 2023!

Bitcoin dan AI: Dua Industri Berat Energi

Baik Bitcoin maupun AI memerlukan peralatan komputer yang intensif dalam konsumsi energi: Bitcoin untuk mengamankan blockchain yang mengabadikan setiap transaksi Bitcoin, dan AI untuk memproses permintaan pengguna dan melakukan perhitungan lainnya.

Namun, Sharp berpendapat bahwa model bahasa besar seperti ChatGPT memiliki potensi untuk meningkatkan produktivitas manusia secara dramatis.

Meski demikian, Bitcoin memiliki keunggulan utama dibandingkan AI dalam hal kompatibilitas dengan energi terbarukan dan jaringan energi. “Bitcoin dapat dengan cepat dimatikan saat permintaan energi melonjak,” kata Sharp. “Sedangkan HPC sedikit lebih rumit, karena kamu tidak bisa begitu saja mematikan beban kerja AI orang.”

Baca Juga: Lebih dari Sekedar Mata Uang, New Bitcoin City Kembangkan Game Arcade Berbasis Bitcoin!

AI dan Masa Depan Keamanan Jaringan Bitcoin

masa depan ai dan bitcoin
Sumber: Coingeek

Sharp mengakui bahwa pertumbuhan AI mungkin berpotensi mempengaruhi tingkat hash Bitcoin jika penambang mengubah model bisnis mereka.

Namun, peneliti tersebut percaya bahwa keterbatasan pada pasokan GPU NVIDIA dan waktu yang dibutuhkan untuk transisi model bisnis akan membatasi seberapa cepat keamanan jaringan Bitcoin dapat turun. “Saya tidak berpikir kita perlu khawatir tentang penurunan tingkat hash ke level yang berbahaya,” katanya.

Meski kekhawatiran tentang konsumsi energi Bitcoin masih ada, munculnya AI telah mengalihkan sebagian fokus dari industri crypto. Baik Bitcoin dan AI diharapkan dapat meningkatkan efisiensi energi mereka dalam beberapa tahun mendatang.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: