AI Menggeser Dominasi Crypto di Google, Apa yang Terjadi?

AI Menggeser Dominasi Crypto di Google, Apa yang Terjadi?

Kepopuleran kecerdasan buatan (AI) semakin meroket di Google, mengalahkan minat pencarian terhadap crypto. Fenomena ini dipicu oleh peluncuran ChatGPT yang memicu rasa ingin tahu masyarakat. Kamu mungkin terkejut, tetapi data Google Trends mengungkapkan bahwa AI kini lebih banyak dicari dibandingkan Bitcoin atau crypto lainnya. Simak berita lengkapnya berikut ini!

ai google trends
Minat masyarakat terhadap AI jauh melampaui minat terhadap crypto atau Bitcoin pada tahun 2023. Sumber: Google Trends

Sejak November 2022, ketika ChatGPT diluncurkan, pencarian untuk “AI” di Google meningkat drastis. Ini menandai pergeseran minat yang signifikan dari crypto ke AI. Sebelumnya, istilah “Bitcoin” dan “crypto” sering kali mendominasi pencarian di Google sejak tahun 2020. Namun, mulai Agustus 2022, tren ini berubah dan AI mulai unggul.

Pencarian untuk “AI” mencapai puncaknya pada November 2022, bersamaan dengan peluncuran ChatGPT oleh OpenAI. Sejak saat itu, jarak antara pencarian AI dan crypto semakin melebar. Saat ini, AI memiliki skor tren Google sebesar 91, sementara Bitcoin hanya 22. Skor ini menunjukkan proporsi pencarian suatu topik terhadap total pencarian semua topik.

Baca Juga: Deretan Investasi Terbesar di Startup AI 2023: Siapa Pemimpinnya?

Bitcoin dan Crypto dalam Pusaran Pasar

Bitcoin memulai tahun ini dengan harga $16.900, jauh di bawah rekor tertingginya yang mencapai $68.729 pada 11 November 2021. Meskipun demikian, Bitcoin telah mengalami kenaikan sekitar 150% dan mencapai harga $43.400 pada saat artikel ini ditulis. Data dari CoinMarketCap menunjukkan pemulihan yang dilakukan oleh Bitcoin setelah mengalami bear market di paruh kedua tahun 2021 dan sebagian besar tahun 2022.

Negara-negara seperti El Salvador, Nigeria, Belanda, Brasil, dan Swiss merupakan yang paling banyak mencari tentang Bitcoin. Sementara itu, AI mengalami tahun yang penuh dengan perkembangan, mulai dari kekhawatiran akan menggantikan pekerjaan aktor hingga kegembiraan terhadap chatbot baru seperti Google Bard, Meta AI, dan GrokAI yang diluncurkan oleh Elon Musk.

Baca Juga: Terobosan Baru! India Gunakan AI untuk Prediksi Cuaca Akurat

AI sebagai Magnet Baru di Dunia Pekerjaan

ai berdasarkan wilayah
Minat pencarian Google terhadap ‘AI,’ diurutkan berdasarkan negara. Sumber: Google Trends

Tidak hanya dalam pencarian umum, AI juga menjadi pemenang di antara pencari kerja. Analisis dari CoinGecko menunjukkan bahwa pencarian untuk “pekerjaan AI” melonjak tajam setelah peluncuran ChatGPT, mengalahkan pencarian untuk “pekerjaan crypto” hingga empat kali lipat. Ini menandakan pergeseran minat yang besar dari crypto ke AI.

Ketertarikan terhadap AI terutama tinggi di negara-negara seperti Vietnam, China, Filipina, dan Myanmar. Sementara itu, pengguna Crypto X di media sosial juga turut menyoroti tren ini. Beberapa komentar menyebutkan bahwa crypto mungkin sudah menjadi topik yang cukup lama dikenal, sehingga pencarian terhadapnya tidak seintens AI yang baru-baru ini populer.

Dengan AI yang terus berkembang dan crypto yang berusaha bangkit dari keterpurukan, pertarungan antara dua raksasa teknologi ini masih akan terus berlanjut. Apakah AI akan terus memimpin atau crypto akan kembali merebut perhatian?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: