AI vs Metaverse: Siapa yang Akan Menyelamatkan Masa Depan Teknologi?

AI vs Metaverse: Siapa yang Akan Menyelamatkan Masa Depan Teknologi?

Sepertinya Metaverse mulai tersisih seiring raksasa teknologi seperti Meta memfokuskan diri pada AI.

Meski Metaverse masih menjadi prioritas, langkah Meta mencerminkan minat yang tumbuh pada potensi AI.

Investor dan pengguna berbondong-bondong ke aplikasi AI, seperti ChatGPT dari OpenAI, yang mencapai rekor 100 juta pengguna aktif pada bulan Januari 2023. Jadi, bisa kah AI menyelamatkan Metaverse?

AI Meningkat Pesat: Pertumbuhan Pasar Hingga $1.5 Triliun

Pasar AI diperkirakan akan tumbuh dengan kecepatan mengesankan 37,3% per tahun dari 2023 hingga 2030.

Dengan demikian, mencapai nilai yang mencengangkan lebih dari $1.5 triliun. Pada dasarnya, lonjakan popularitas AI ini telah menenggelamkan Metaverse, meski investasi signifikan telah dilakukan di dunia virtual selama 5 tahun terakhir.

Baca Juga: AI Makin Diandalkan! Teknologi AI Dinilai Hadirkan Keamanan & Transparansi ke Pasar NFT

Industri fashion, khususnya, menunjukkan kecenderungan kuat terhadap AI. Akun desain fashion berbasis AI telah mendapatkan popularitas besar dengan menciptakan potongan fashion digital hiperrealistik.

Sebaliknya, fashion Metaverse kesulitan mendapatkan daya tarik mainstream. Saat ini, hanya beberapa pemain seperti Roblox yang berhasil menarik perhatian.

Membangun Masa Depan: Duo Dinamis AI dan Metaverse

artificial-intelligence-chatbot
Unsplash

Jadi, bisakah AI danMmetaverse berkoeksistensi dan bahkan saling menguntungkan?

Sementara AI memiliki kreativitas tak tertandingi, Metaverse memberikan jaminan dan kepercayaan melalui teknologi blockchain.

Menggabungkan keduanya dapat membuka dunia kemungkinan yang menarik. Lebih jauh, integrasi AI dan Metaverse bisa meningkatkan pemberdayaan pengguna dan mendorong lingkungan kolaborasi dan inovasi.

Salah satu contoh baru ini adalah Apple. Raksasa teknologi ini memberikan petunjuk tentang menggabungkan AI generatif ke dalam headset Vision Pro mereka.

Baca Juga: Dua Undang-Undang Baru Amerika Serikat untuk Mengatur AI: Apakah Mereka Akan Mengubah Lanskap Teknologi?

Pengembangan menarik ini menunjukkan bagaimana perusahaan bisa berinvestasi di kedua alat untuk meningkatkan aplikasi mereka.

Di kesimpulannya, saat AI terus mengubah dunia, juga bisa membuat Metaverse menjadi lebih penting.

Pada akhirnya, ketika mereka bekerja bersama, ini membuka peluang menarik, memberi pengguna lebih banyak kekuasaan dan membuat dunia virtual dapat diakses oleh semua orang.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: