AI dan Crypto: Mengapa Kedua Teknologi Ini Harus Bersatu dan Terdesentralisasi?

AI dan Crypto: Mengapa Kedua Teknologi Ini Harus Bersatu dan Terdesentralisasi?

Kecerdasan buatan (AI) dan crypto adalah dua teknologi yang sedang berkembang pesat. Namun, seperti sistem moneter saat ini, AI dan crypto seringkali dioperasikan oleh beberapa agen sentral yang kuat. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana teknologi ini dapat terdesentralisasi untuk mencegah penyalahgunaan dan melindungi privasi pengguna. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Mengapa AI Harus Terdesentralisasi?

ai harus terdesentralisasi
Sumber: Analytics Insights

Dilansir dari Blockworks, AI saat ini dikendalikan oleh beberapa entitas sentral, dengan aplikasi populer seperti ChatGPT mengumpulkan sebagian besar data dan aktivitas jaringan. Hal ini menimbulkan masalah privasi, karena saat pengguna berinteraksi dengan ChatGPT, pengguna mengirimkan banyak data pribadi dan mereka tahu segalanya tentang pengguna.

Solusi yang paling intuitif untuk masalah sentralisasi AI adalah dengan “Edge AI”, yaitu menjalankan model open-source di perangkat lokal pengguna. Dengan cara ini, pengguna “memiliki model”, menyimpan data mereka secara pribadi di perangkat lokal daripada mengirimkannya ke cloud.

Baca Juga: Siswa Chatham High Ubah Dunia: AI Bukan Lagi Kompleks, Tapi Dapat Dinikmati Semua Orang!

Tantangan dalam Mendesentralisasi AI

Menurut Blockworks, salah satu masalah utama dalam mendesentralisasi AI adalah kecepatan. Perangkat keras yang digunakan untuk melatih model bahasa besar di OpenAI jauh lebih kuat daripada perangkat keras konsumen rata-rata.

Namun, mungkin AI terdesentralisasi tidak perlu melatih jenis model yang sama.

“Kita bisa menggunakan komputasi terdesentralisasi untuk melatih model yang lebih kecil atau untuk menyesuaikan model besar,” kata Qiao Wang, partner di DeFi Alliance, dikutip dari Blockworks, Kamis (27/72023).

Baca Juga: Apple Kembangkan Chatbot AI Baru, Siap Saingi ChatGPT dari OpenAI?

Peran Crypto dalam Mendesentralisasi AI

peran crypto dalam mendesentralisasi ai
Sumber: Income Intelligence

Kripto, yang intinya adalah desentralisasi, bisa berperan dalam mendesentralisasi komputasi AI. Misalnya, dengan memberikan insentif kepada anggota jaringan yang menyumbangkan daya komputasi mereka.

Selain itu, teknologi blockchain bisa digunakan untuk memverifikasi keaslian konten di era deep fakes. Sebagai contoh, produser podcast bisa menggunakan blockchain Ethereum untuk memvalidasi sumber rekaman mereka.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca

Referensi: