5 Token Near Protocol Ecosystem Teratas di 2024: LINK, NEAR, GRT, MKR, SC

5 Token Near Protocol Ecosystem Teratas di 2024: LINK, NEAR, GRT, MKR, SC

Near Protocol adalah platform blockchain yang dirancang untuk menjadi skalabel, aman, dan ramah pengguna. Near Protocol menggunakan mekanisme konsensus Proof of Stake (PoS) yang membuatnya lebih hemat energi dibandingkan dengan mekanisme konsensus Proof of Work (PoW) yang digunakan oleh Bitcoin.

Near Protocol juga memiliki fitur sharding yang memungkinkan jaringan untuk memproses lebih banyak transaksi secara bersamaan, sehingga meningkatkan skalabilitasnya.

5 Token Crypto Teratas dari Near Protocol Ecosystem

Berikut ini adalah 5 token crypto teratas dari Near Protocol Ecosystem yang memiliki potensi besar untuk tumbuh di tahun 2024:

Chainlink bullish
Asia Crypto Today

Chainlink adalah jaringan oracle terdesentralisasi yang menyediakan data real-world ke smart contract. Chainlink digunakan oleh berbagai proyek blockchain terkemuka, termasuk Aave, Synthetix, dan Compound. Chainlink memiliki kapitalisasi pasar crypto sebesar $11,38 miliar dan volume perdagangan 24 jam sebesar $1,204,928,066.

2. Near Protocol (NEAR)

near pangkas karyawan
Sumber: Near Blog

Near Protocol adalah token asli dari platform blockchain Near Protocol. NEAR digunakan untuk membayar biaya transaksi dan penyimpanan data di jaringan Near Protocol. NEAR memiliki kapitalisasi pasar sebesar $4,05 miliar dan volume perdagangan 24 jam sebesar $461,501,661.

3. The Graph (GRT)

the graph crypto
Sumber: Coingape

The Graph adalah protokol pengindeksan data terdesentralisasi yang memungkinkan pengembang untuk membangun aplikasi terdesentralisasi (DApps) yang dapat mengakses data dari berbagai sumber.

The Graph digunakan oleh berbagai proyek crypto terkemuka, termasuk Uniswap, Aave, dan Synthetix. The Graph memiliki kapitalisasi pasar sebesar $2,72 miliar dan volume perdagangan 24 jam sebesar $340,185,312.

4. Maker (MKR)

rantai baru makerdao fork solana
Sumber: Binance

Maker adalah protokol keuangan terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk membuat dan meminjam stablecoin DAI. DAI dipatok terhadap dolar AS dan didukung oleh aset crypto lainnya. Maker memiliki kapitalisasi pasar sebesar $2,01 miliar dan volume perdagangan 24 jam sebesar $91,269,059.

5. Siacoin (SC)

Siacoin adalah token asli dari platform penyimpanan cloud terdesentralisasi Sia. Sia memungkinkan pengguna untuk menyewa ruang penyimpanan dari pengguna lain di jaringan Sia. Siacoin memiliki kapitalisasi pasar sebesar $527,18 juta dan volume perdagangan 24 jam sebesar $130,756,843.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Potensi Pertumbuhan Token Crypto

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi potensi pertumbuhan token crypto, antara lain:

  • Teknologi: Teknologi yang mendasari token crypto sangat penting. Token crypto yang memiliki teknologi yang kuat dan inovatif memiliki potensi pertumbuhan yang lebih besar.
  • Tim: Tim yang mengembangkan token crypto juga sangat penting. Token crypto yang dikembangkan oleh tim yang berpengalaman dan kompeten memiliki potensi pertumbuhan yang lebih besar.
  • Komunitas: Komunitas yang mendukung token crypto juga sangat penting. Token crypto yang memiliki komunitas yang besar dan aktif memiliki potensi pertumbuhan yang lebih besar.
  • Adopsi: Adopsi crypto oleh pengguna dan bisnis juga sangat penting. Token crypto yang diadopsi oleh banyak pengguna dan bisnis memiliki potensi pertumbuhan yang lebih besar.

Kelebihan dan Kekurangan Token Crypto dari Near Protocol Ecosystem

Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kekurangan token crypto dari Near Protocol Ecosystem:

Kelebihan:

  • Skalabilitas: Token crypto dari Near Protocol Ecosystem memiliki skalabilitas yang tinggi, sehingga dapat memproses lebih banyak transaksi secara bersamaan.
  • Keamanan: Token crypto dari Near Protocol Ecosystem memiliki keamanan yang tinggi, sehingga terhindar dari serangan peretas.
  • Desentralisasi: Token crypto dari Near Protocol Ecosystem bersifat desentralisasi, sehingga tidak dikendalikan oleh pihak manapun.
  • Kompatibilitas: Token crypto dari Near Protocol Ecosystem kompatibel dengan berbagai platform blockchain lainnya.

Kekurangan:

  • Volatilitas: Harga token crypto dari Near Protocol Ecosystem sangat fluktuatif, sehingga dapat mengalami kenaikan atau penurunan harga yang tajam dalam waktu singkat.
  • Regulasi crypto: Regulasi pemerintah terhadap token crypto masih belum jelas, sehingga dapat mempengaruhi harga token crypto.
  • Persaingan: Token crypto dari Near Protocol Ecosystem menghadapi persaingan yang ketat dari token crypto lainnya.

Perbandingan Token Crypto dari Near Protocol Ecosystem

Berikut ini adalah tabel perbandingan token crypto dari Near Protocol Ecosystem:

TokenKapitalisasi PasarVolume Perdagangan 24 Jam
Chainlink (LINK)$11,38 miliar$1,204,928,066
Near Protocol (NEAR)$4,05 miliar$461,501,661
The Graph (GRT)$2,72 miliar$340,185,312
Maker (MKR)$2,01 miliar$91,269,059
Siacoin (SC)$527,18 juta$130,756,843

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

  • CoinMarketCap. Near Protocol Ecosystem. Diakses pada tanggal 29 Februari 2024
  • Chainlink. Chainlink. Diakses pada tanggal 29 Februari 2024
  • Near Protocol. Near Protocol. Diakses pada tanggal 29 Februari 2024
  • The Graph. The Graph. Diakses pada tanggal 29 Februari 2024
  • Kraken. What is Maker (MKR). Diakses pada tanggal 29 Februari 2024
  • Sia. Sia. Diakses pada tanggal 29 Februari 2024
  • Featured Image: CryptoSlate