5 Token Layer-2 yang Akan Naik 2024, Arbitrum (ARB) Salah Satunya?

5 Token Layer-2 yang Akan Naik 2024, Arbitrum (ARB) Salah Satunya?

Ingin tahu crypto layer 2 terbaik yang bisa memberikan kamu keuntungan maksimal di tahun 2024 mendatang? Dengan perkembangan teknologi blockchain yang semakin canggih, layer 2 menjadi solusi atas permasalahan skalabilitas dan biaya transaksi. Simak ulasan lengkap tentang 5 crypto layer 2 yang akan naik 2024 yang bisa kamu pertimbangkan untuk investasi di masa depan pada berita berikut ini!

Polygon (MATIC): Kecepatan dan Fleksibilitas

polygon layer 2 yang akan naik
Sumber: Finbold

Polygon, yang dikenal dengan token MATIC, menawarkan solusi layer 2 yang mengesankan dengan kecepatan transaksi mencapai 7.000 transaksi per detik (TPS). Ini menjadikan Polygon salah satu platform layer 2 tercepat yang tersedia saat ini. MATIC tidak hanya digunakan untuk transaksi dalam jaringan, tetapi juga untuk operasional dan staking, memberikan fleksibilitas yang luas bagi penggunanya.

Dengan Total Value Locked (TVL) sebesar $893 juta dan lebih dari 37.000 aplikasi yang berjalan di atasnya, Polygon telah menjadi pilihan utama bagi pengembang. Platform ini menawarkan kerangka kerja yang memungkinkan aset bergerak dengan lancar antar jaringan, memfasilitasi interoperabilitas yang efisien. Ini menjadikan Polygon solusi yang ideal untuk aplikasi yang memerlukan transaksi cepat dan biaya rendah.

Baca Juga: 5 Proyek Crypto AI Terbaik Sepanjang Tahun 2023, Nomor 1 Meroket 1447%!

Arbitrum (ARB): Efisiensi dan Kapasitas Tinggi

arbitrum layer 2 yang akan naik
Sumber: Daily Hodl

Arbitrum menonjol dengan kemampuannya memproses hingga 40.000 TPS, mengurangi kepadatan jaringan Ethereum secara signifikan. Ini menjadikan Arbitrum salah satu solusi layer 2 dengan kapasitas tertinggi yang ada. Dengan lebih dari 435 protokol aktif dan TVL lebih dari $2 miliar, Arbitrum menawarkan platform yang kuat dan skalabel untuk pengembangan aplikasi crypto.

Keunggulan Arbitrum terletak pada penggunaan teknologi rollup yang efisien, memungkinkan transaksi yang lebih cepat dan biaya yang lebih rendah. Ini menjadikan Arbitrum pilihan yang menjanjikan bagi pengembang dan investor yang mencari solusi layer 2 yang dapat diandalkan dan efisien.

Baca Juga: 3 Token Crypto yang Siap Meledak di 2024: Cardano, Avalanche, Pomerdoge

Immutable X (IMX): Fokus pada Skalabilitas NFT

Immutable X, dengan fokusnya pada skalabilitas NFT, menggunakan teknologi zk-rollup untuk menawarkan validasi transaksi hingga 9.000 NFT per detik. Ini menjadikan Immutable X platform yang sangat menarik bagi proyek-proyek NFT yang membutuhkan skalabilitas tinggi dan biaya transaksi rendah.

Keunggulan Immutable X terletak pada kemampuannya untuk menangani volume transaksi NFT yang besar dengan efisiensi yang tinggi. Ini membuka peluang besar bagi pencipta dan kolektor NFT untuk berinteraksi dalam ekosistem yang lebih luas dan dinamis, menjadikan Immutable X pilihan utama dalam dunia NFT.

Optimism (OP): Efisiensi dengan Rollup Optimistik

optimism layer 2 yang akan naik
Sumber: Market Pintu

Optimism menggunakan teknologi rollup optimistik untuk meningkatkan efisiensi transaksi di jaringan Ethereum. Teknologi ini memungkinkan Optimism untuk menawarkan transaksi yang lebih cepat dan biaya yang lebih rendah, menjadikannya solusi yang menarik bagi pengembang dan pengguna yang membutuhkan transaksi cepat dan efisien. Dengan pendekatan ini, Optimism memastikan bahwa transaksi tetap aman dan terdesentralisasi, sambil meningkatkan skalabilitas secara signifikan.

Platform ini telah menarik banyak perhatian karena kemampuannya untuk mengurangi beban pada jaringan Ethereum utama. Dengan fokus pada pengembangan aplikasi yang ramah pengguna dan efisien, Optimism menjanjikan peningkatan pengalaman pengguna di ekosistem Ethereum, menjadikannya pilihan yang menjanjikan bagi mereka yang mencari solusi layer 2 yang efektif.

Baca Juga: 5 Proyek Crypto AI Terbaik Sepanjang Tahun 2023, Nomor 1 Meroket 1447%!

Base (Coinbase): Platform Ramah Pengembang

base layer 2 yang akan naik
Sumber: TechCrunch

Base, yang dikembangkan oleh tim Coinbase, adalah platform layer 2 yang dirancang untuk menjadi ramah pengembang dengan biaya transaksi yang rendah. Platform ini menawarkan lingkungan yang ideal bagi pengembang untuk membangun dan menguji aplikasi berbasis Ethereum dengan lebih efisien. Base memanfaatkan kekuatan jaringan Ethereum sambil menyediakan solusi yang lebih skalabel dan terjangkau.

Keunggulan Base terletak pada kemudahannya dalam integrasi dengan berbagai alat dan layanan yang sudah ada, memudahkan pengembang untuk mengadopsi dan memanfaatkan teknologi ini. Dengan dukungan dari Coinbase, salah satu bursa crypto terbesar, Base memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu platform layer 2 yang paling banyak digunakan, terutama bagi pengembang yang mencari solusi yang mudah dan efisien.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: