Kaleidoskop Crypto 2022: 5 Negara Ini Jadikan Crypto Sebagai Alat Pembayaran di Dunia 2022

Kaleidoskop Crypto 2022: 5 Negara Ini Jadikan Crypto Sebagai Alat Pembayaran di Dunia 2022

Selama tahun 2022, ada beberapa negara yang mulai mengadopsi cryptocurrency dan mengesahkannya sebagai alat pembayaran, baik untuk pembayaran barang dan jasa, hingga pembayaran pajak. Pengesahan tersebut juga diiringi dengan pengesahan undang-undang cryptocurrency di masing-masing negara.

Kira-kira negara apa saja yang menjadikan crypto sebagai alat pembayaran yang sah di tahun 2022 ini? Simak berita lengkapnya berikut ini!

Afrika Tengah: Negara Kedua yang Gunakan Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran

bitcoin seabagai alat pembayaran afrika tengah
Sumber: Finbold

Republik Afrika Tengah merupakan negara kedua yang menggunakan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah. Negara tersebut merupakan salah satu negara di Benua Afrika yang memiliki 5.044.207 penduduk per 14 Desember 2022, menurut Worldometer. Negara yang memiliki lebih dari 5 juta penduduk itu memiliki mata uang Franc CFA, yang mana 1 Franc CFA setara dengan Rp25,39

Dilansir dari CNBC, Republik Afrika Tengah, resmi mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah pada 27 April 2022. Obed Namsio, Kepala Staf Presiden Faustin-Archange Touadera secara resmi telah menandatangani RUU yang mengatur tentang penggunaan cryptocurrency seminggu sebelum pengesahan Bitcoin sebagai alat pembayaran.

Namsio juga menyampaikan bahwa langkah tersebut adalah sebuah “langkah yang menentukan untuk membuka peluang baru bagi negara kita,” dikutip dari Reuters, Kamis (28/04/2022).

Langkah yang diambil oleh parlemen Republik Afrika Tengah untuk menjadikan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah dipuji oleh komunitas crypto dan dipandang sebagai langkah lain menuju adopsi arus utama cryptocurrency, menurut CNBC.

St. Kitts dan Nevis: Luncurkan Bitcoin Cash Untuk Alat Pembayaran

bitcoin cash alat pembayaran di st. kitts & nevis
Sumber: The St. Kitts and Nevis Observer

Negara ketiga yang mengesahkan Bitcoin sebagai alat pembayaran adalah St. Kitts dan Nevis.  St. Kitts dan Nevis merupakan sebuah negara yang terletak di Amerika Utara yang memiliki 54.135 penduduk per 14 Desember 2022, menurut Worldometer. Negara tersebut memiliki mata uang Eastern Caribbean Dollar ($EC), yang mana 1 $EC setara dengan Rp5.783.

Dikutip dari Kitco, Perdana Menteri Terrance Drew, menyampaikan bahwa nantinya Bitcoin Cash (BCH) akan menjadi alat pembayaran yang sah Bitcoin Cash (BCH) di St. Kitts dan Nevis pada bulan Maret 2023.

Drew, yang juga menjabat sebagai Menteri Keuangan di St. Kitts dan Nevis, mengatakan bahwa keputusan tersebut perlu dibuat dengan konsultasi dan koordinasi bersama para ahli dan Bank Sentral Karibia Timur, yang mana akan mengikuti proses uji tuntas secara menyeluruh.

Pada Konferensi Bitcoin Cash yang diadakan tanggal 12 November 2022, Drew mengatakan kepada para peserta konferensi bahwa, “Bangsa kita selalu menjadi bangsa yang berpikiran maju dan pemimpin dalam eksplorasi industri baru.” Dia juga menyampaikan bahwa crypto memiliki potensi untuk membawa manfaat dan peluang bisnis yang sangat besar.

Rio de Janeiro, Brasil: Terima Crypto Untuk Pembayaran Pajak Properti

crypto untuk pembayaran pajak properti
Sumber: Freepik

Tidak hanya Afrika Tengah dan St. Kitts dan Nevis yang mulai menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran, Rio de Janeiro salah satu kota di Brasil juga mulai melakukannya. Rio de Janeiro merupakan salah satu kota di negara Brasil yang terima crypto untuk pembayaran pajak properti, yang memiliki lebih dari 6,7 juta penduduk per 2020, menurut Worldometer. Negara tersebut memiliki mata uang yang bernama Real (BRL), yang mana 1 BRL setara dengan Rp2.959.

Rio de Janeiro saat ini sedang proses mencari perusahaan untuk mengoperasikan pembayaran properti pajak yang akan dimulai pada tahun 2023. Menurut sebuah keputusan yang diterbitkan pada 11 Oktober 2022, pembayar pajak nantinya bisa menggunakan crypto dan mata uang fiat untuk membayar pajak.

“Rio de Janeiro adalah kota global. Oleh karena itu, kami mengikuti kemajuan teknologi dan ekonomi di dunia aset keuangan digital. Kami melihat ke masa depan dan kami ingin menjadi ibu kota inovasi dan teknologi di negara ini. Kota kami adalah yang pertama di Brasil yang menawarkan jenis pembayaran ini kepada wajib pajak,” ujar Eduardo Paes, Walikota Rio de Janeiro, dikutip dari Cointelegraph, Rabu (12/11/2022).

Dominika: Gunakan TRON Blockchain Untuk Luncurkan Dominica Coin (DMC)

trx salah satu alat pembayaran yang sah di dominica
Sumber: Donanim Haber

Selain tiga negara di atas, Dominika juga resmi menggunakan TRON blockchain untuk meluncurkan Dominica Coin (DMC). Dominika merupakan salah satu negara di Amerika Utara yang memiliki 72.426 penduduk per 14 Desember 2022, menurut data Worldometer. Negara ini memiliki mata uang bernama Eastern Caribbean Dollar ($EC), yang sama dengan negara St. Kitts dan Nevis, yang mana 1 $EC setara dengan Rp5.783.

Pada 7 Oktober 2022, blockchain TRON resmi dipilih oleh pemerintah untuk mengembangkan infrastruktur crypto di Dominica, dan untuk menerbitkan Dominica Coin (DMC). Justin Sun, pendiri proyek TRON, menyampaikan bahwa TRX, JST, dan USDD resmi menjadi legal tender Dominica. Artinya, cryptocurrency tersebut bisa digunakan sebagai alat pembayaran yang sah di Dominica.

Dikutip dari Cryptoslate, token TRON bisa digunakan sebagai alat pembayaran barang dan jasa, dan untuk pembayaran pajak di Dominika. Pasalnya, kolaborasi TRON dengan Dominika mulai disahkan sejak Dominika meresmikan undang-undang Bisnis Aset Virtual pada Mei 2022, yang merupakan salah satu bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung kegiatan ekonomi negara dan regulasi adopsi aset crypto.

El Salvador: Rancang UU Khusus Cryptocurrency

bitcoin adalah alat pembayaran yang sah di el salvador
Sumber: Orbs

El Salvador merupakan negara pertama yang menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah pada tahun 2021. Negara ini berada di wilayah Amerika Utara yang memiliki 6.567.211 penduduk per 14 Desember 2022, menurut data Worldometer. Negara ini tidak memiliki mata uang khusus, mereka menggunakan mata uang USD, yang mana $1 setara dengan Rp15.623.

Pada akhir November 2022, negara yang memiliki 6,5 juta penduduk itu merancang UU khusus cryptocurrency, yang disebut sebagai undang–undang Penerbitan Aset Digital atau Digital Asset Issuance Law. Dikutip dari Decrypt, UU tersebut memang dirancang khusus untuk cryptocurrency, dan bertujuan untuk memisahkan aset crypto dari semua aset dan produk keuangan lainnya.

Berdasarkan pernyataan dari Ana Ojeda Caracas, seorang pengacara di El Salvador, ada 5 hal menarik di dalam UU tersebut, diantaranya adalah:

  • Pembuatan daftar penyedia digital.
  • Legalisasi crypto.
  • Pencantuman definisi hukum stablecoin dan token.
  • Regulasi penawaran publik aset digital.
  • Pembebasan pajak dalam beberapa kasus.

Setelah El Salvador merancang UU khusus cryptocurrency, tak lama setelahnya, pada awal Desember 2022, negara tersebut membangun kantor Bitcoin atau ONBTC. Lalu, apa tugas ONBTC? Kantor ONBTC di El Salvador akan menjadi divisi administratif khusus dengan otonomi fungsional dan teknis di dalam kantor presiden. Badan ini diawasi dan dibuat melalui Keputusan No. 49, yang dikeluarkan pada tanggal 17 November 2022 oleh Presiden El Salvador Nayib Bukele dan Menteri Pariwisata.

Selama tahun 2022 ini, banyak negara-negara yang sudah mulai mengadopsi crypto dan mengesahkan crypto sebagai alat pembayaran dengan adanya regulasi dan UU yang disahkan. Kira-kira bagaimana di tahun 2023 nanti? Apakah akan semakin banyak negara yang menyusul? Temukan rangkuman crypto seputar tahun 2022 ini di kaleidoskop crypto 2022 yang dirangkum khusus oleh tim Pintu News!

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: