Bitcoin & Emas Turun Bersamaan Usai Pernyataan Donald Trump Soal Stok Senjata AS
Jakarta, Pintu News – Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran kembali mengguncang pasar keuangan global setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai stok persenjataan negaranya. Trump menyebut bahwa persediaan amunisi Amerika berada pada level tertinggi dalam sejarah dan bahkan menggambarkannya sebagai hampir tidak terbatas.
Pernyataan ini langsung memicu kekhawatiran bahwa konflik di Timur Tengah dapat berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan. Dampaknya terasa di berbagai pasar aset, termasuk crypto dan cryptocurrency serta komoditas logam mulia.
Reaksi pasar terjadi sangat cepat. Harga Bitcoin (BTC) dan emas yang sebelumnya dianggap sebagai aset lindung nilai justru mengalami tekanan. Investor mulai mengevaluasi kembali posisi mereka di tengah meningkatnya risiko geopolitik, potensi inflasi, serta ketidakpastian kebijakan moneter Amerika Serikat.
Pernyataan Trump Memicu Kekhawatiran Perang Berkepanjangan
Dalam pernyataannya, Donald Trump menegaskan bahwa stok amunisi Amerika Serikat berada pada level menengah hingga tinggi dan dapat mendukung operasi militer dalam jangka waktu panjang. Ia bahkan menyebut bahwa konflik dapat berlangsung “selamanya” jika diperlukan. Pernyataan ini dipandang pasar sebagai sinyal bahwa konfrontasi dengan Iran berpotensi berkembang menjadi konflik berkepanjangan.
Pernyataan tersebut juga disampaikan bersamaan dengan meningkatnya intensitas operasi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Tujuan utama operasi ini disebut untuk mencegah Iran memperoleh kemampuan senjata nuklir. Namun, eskalasi konflik justru meningkatkan ketidakpastian global, terutama terkait stabilitas ekonomi dan pasokan energi.
Di sisi lain, Iran merespons dengan meningkatkan tekanan di kawasan Timur Tengah. Salah satu langkah yang memicu perhatian pasar adalah ancaman terhadap jalur pelayaran di Selat Hormuz, yang merupakan salah satu jalur perdagangan energi terpenting di dunia. Gangguan di jalur ini berpotensi mengganggu distribusi minyak global dan mendorong harga energi naik tajam.
Baca Juga: 7 Alasan Emas On-Chain Naik Daun: Trading 24/7 Saat Pasar Tutup, XAUT-USDT Jadi Incaran
Bitcoin (BTC) Terkoreksi, Aktivitas Perdagangan Meningkat
Di tengah situasi tersebut, harga Bitcoin (BTC) mengalami koreksi sekitar 3% dalam 24 jam terakhir. Aset kripto terbesar ini diperdagangkan di kisaran $67.946 atau sekitar Rp1.148.000.000 dengan level terendah harian di $65.303 atau sekitar Rp1.104.000.000 dan tertinggi di $70.044 atau sekitar Rp1.185.000.000.
Meski harga turun, aktivitas perdagangan justru meningkat tajam. Volume transaksi Bitcoin dilaporkan melonjak sekitar 40%, menunjukkan tingginya aktivitas trader di tengah volatilitas pasar. Kondisi ini menunjukkan bahwa investor masih aktif melakukan repositioning di pasar crypto dan cryptocurrency meskipun arah harga belum jelas.
Dari sisi analisis teknikal, Bitcoin bergerak dalam rentang sempit pada indikator Bollinger Bands dan berada di bawah rata-rata pergerakan utama seperti MA50, MA100, dan MA200. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan bearish masih cukup dominan dalam jangka pendek. Data dari pasar derivatif juga menunjukkan sentimen yang beragam, di mana open interest futures Bitcoin naik hampir 4% menjadi sekitar $44,48 miliar.
Emas Turun karena Penguatan Dolar dan Yield Obligasi
Tidak hanya Bitcoin, emas juga mengalami tekanan kuat setelah pernyataan Trump tersebut. Harga emas spot dilaporkan turun sekitar $100 per ons hanya dalam waktu sekitar 90 menit, sehingga menembus level $5.300 per ons atau sekitar Rp89.600.000.
Penurunan harga emas terjadi bersamaan dengan penguatan indeks dolar AS serta kenaikan yield obligasi pemerintah Amerika Serikat. Ketika dolar dan yield naik, emas biasanya menjadi kurang menarik karena tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi. Kondisi ini membuat sebagian investor mengurangi eksposur pada logam mulia meskipun ketidakpastian geopolitik meningkat.
Di saat yang sama, ketegangan di Timur Tengah juga mendorong harga minyak naik. Potensi gangguan pasokan energi membuat pasar mulai memperhitungkan kemungkinan inflasi yang lebih tinggi. Jika inflasi meningkat, bank sentral seperti Federal Reserve kemungkinan akan menunda pemangkasan suku bunga.
Ekspektasi Kebijakan The Fed Berubah

Kenaikan harga energi dan risiko geopolitik turut memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat. Berdasarkan data dari CME FedWatch Tool, peluang pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat menurun dan kini lebih banyak diperkirakan terjadi pada bulan September.
Perubahan ekspektasi ini memiliki dampak langsung terhadap berbagai kelas aset. Ketika suku bunga diperkirakan tetap tinggi lebih lama, aset berisiko seperti saham dan crypto bisa mengalami tekanan. Pada saat yang sama, emas juga tidak selalu diuntungkan jika penguatan dolar menjadi faktor dominan.
Situasi ini menciptakan lingkungan pasar yang sangat tidak pasti. Investor global harus mempertimbangkan banyak faktor sekaligus, mulai dari geopolitik, harga energi, inflasi, hingga kebijakan moneter.
Volatilitas Pasar Diperkirakan Masih Berlanjut
Ketidakpastian yang dipicu oleh konflik AS-Iran membuat volatilitas di pasar global meningkat tajam. Bitcoin (BTC), emas, saham, dan komoditas energi semuanya bereaksi terhadap perkembangan geopolitik yang terus berubah. Dalam kondisi seperti ini, arus modal dapat berpindah dengan cepat antar kelas aset.
Selain Bitcoin, aset kripto lain seperti Ethereum (ETH), XRP, dan Solana juga berpotensi mengalami fluktuasi harga yang signifikan. Pergerakan pasar kripto sangat sensitif terhadap perubahan sentimen global, terutama ketika investor mencari likuiditas tinggi di tengah ketidakpastian.
Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan untuk terus memantau perkembangan geopolitik serta kebijakan ekonomi global. Konflik yang belum menunjukkan tanda mereda dapat membuat volatilitas tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan.
Baca Juga: 5 Keunggulan Deposito Emas Pegadaian
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin (BTC) dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
Coingape. Bitcoin, Gold Slip As Donald Trump Says Unlimited Munition Stockpiles For US-Iran War. Diakses tanggal hari ini.